Sabtu, 10 September 2016

Ayo Sulap Sampahmu

Bismillah ...



Sampah mudah ditemui sehari-hari di sekitar lingkungan. Sampah sangat dekat dengan kehidupan manusia. Setiap harinya manusia pasti menghasilkan sampah. Setiap hari sampah yang dihasilkan manusia semakin bertambah, yang akhirnya akan berdampak menimbulkan masalah pada lingkungan. Diantaranya, pencemaran udara, air, tanah, sumber penyakit, penyumbatan aliran air, hingga mengganggu ekosistem air. Apalagi sekarang masalah sampah tidak hanya timbul di kota-kota besar, namun sampai pelosok desa pun sampah sudah menjadi permasalahan. Kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah masih kurang. Membuang sampah pada tempatnya saja masih sulit.
Sebenarnya apa sih sampah itu? Barang dagangan, makanan atau apa? Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, sampah ialah barang atau benda atau limbah yang dibuang karena sudah tidak terpakai lagi.
Sampah apabila dikelola dengan baik akan bermanfaat bagi kita. Namun jika dibiarkan, apalagi dibuang sembarangan akan menyebabkan kerugian bagi pemiliknya bahkan orang lain. Dampak buruk dari sampah jika tidak dikelola dengan baik salah satunya sebagai sumber penyakit. Sampah bisa berupa dedaunan yang jatuh berguguran, hati yang terbuang (eebusyeett alay dah gue). Mending untuk mengetahui lebih jelasnya, sampah ini dapat dikategorikan 2 macam, yaitu sampah organik dan sampah anorganik.
A. Sampah Organik
Sampah organik ialah limbah yang dihasilkan dari sisa makhluk hidup (alam) misalna hewan, manusia, tumbuhan. Sampah organik termasuk sampah yang ramah lingkungan karena dapat diurai oleh bakteri secara alami dan berlangsung cepat. Misalnya sampah daun, kayu, cangkang telur, bangkai hewan, bangkai tumbuhan, sisa makanan, dll.
B. Sampah Anorganik
Sampah anorganik ialah limbah yang berasal dari sisa manusia yang sulit untuk diurai oleh bakteri, yang membutuhkan waktu lama agar dapat terurai. Misalnya limbah rumah tangga, plastik, botol kaleng, botol plastik, besi, kaca, kain dll.

Setelah dipaparkan sedikit tentang sampah, terus bagaimana sih cara mengatasinya? Yaa pasti harus mengurangi sampah. Sampah yang sekiranya dapat dimanfaatkan kembali harus dimanfaatkan. Cara efektifnya ialah dengan 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace).
A. Reduce (Mengurangi)
B. Reuse (Menggunakan Kembali)
C. Recycle (Mendaur Ulang)
D. Replace (Mengganti)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar