Senin, 14 Maret 2016

Sepotong Kasih untuk Sahabat

Hari ini pada tanggal 14 Maret 2016 merupakan hari ulang tahun teman sekelasku. Namanya adalah Ariesta Widiyawati. Dia lebih sering dipanggil “Etak”. Etak adalah sosok yang mudah tertawa, suka jerit-jerit histeris dan mudah menangis. Etak adalah salah satu teman karibku di perkuliahan. Gadis itu kurus tinggi.

Sebelum Hari-H aku dan teman-teman Etak sewaktu SMA dulu menyusun rencana untuk memberikan surprise. Kemudian aku mengajak teman-teman kelas untuk mengadakan ritual di kolam Ganesha. Kolam Ganesha biasa digunakan untuk menceburkan teman-teman yang ulang tahun pas hari efektif perkuliahan. Letaknya hanya di depan kelas, jadi tidak jauh dan terlalu berat jika harus membopong salah satu teman yang sedang bertambah umur. Di kolam Ganesha itu banyak ikan-ikan dan lumut. Jadi kalau diceburin di Kolam Ganesha jadi agak amis.

Sayang seribu sayang… Pas tepat hari H, Kolam Ganesha tidak ada airnya, mungkin sedang dikuras, atau ikan-ikannya pada mati. Ah entahlah. Tapi aku gak kehabisan akal. Aku menyuruh temanku untuk mencari tali raffia di Himpunan Mahasiswa (HIMA). Lalu aku mencari telur dan tepung untuk ritual.
Etak kemudian dibopong lalu ditali tangan dan pinggangnya di pohon. Pohon itu strategis karena dekat dengan keran air. Jadi Etak disiram air, tepung dan telur.



Etak menjerit-jerit entah apa yang dirasakan. Dia meronta-ronta, dan akhirnya ikatan talinya bisa dilepaskan. Teman-teman pada kabur semua karena tidak mau kalau sampai di peluk. Karena memang baunya amis gak jelas.

Kemudian aku mengajak Hana, Amal, dan Tie (teman SMA) ke Taman Ganesha. Mereka membawakan kado dan kue. Surpriseeee.... Eta menjerit-jerit gak karuan karena melihat teman-teman SMA-nya. Mungkin Eta kaget, malu, dan bahagia sampai-sampai dia menangis haru. Eta terkejut melihat teman-teman SMAnya bisa sampai di sana. Kemudian lilin pun ditiup dan sepotong kue siap dilahap.

Awalnya rencana itu hampir gagal karena tenyata di jam terakhir tidak ada dosen. Biasanya diskusi lebih dipercepat selesainya. Padahal aku janjian sama Hana, Amal dan Tie jam setengah 5. Pada pukul setengah 4 Hana tak kasih kabar kalau tidak ada dosen, jadi kemungkinan pulang lebih awal. Ternyata Hana belum mandi dan masih di rumah belum lagi njemput Amal dan ambil kue. Padahal perjalanan dari rumah Hana ke kampus lumayan jauh. Kemudian Hana mengubah rencana kalau surprisenya di rumah Etak saja. Tapi aku tetap kekeuh di kampus saja, karena memang momentnya biar dapet. Alhamdulillah diskusi lumayan bisa diajak bekerja sama meskipun tidak ada dosen. Jadi sambil nunggu Hana dan teman-teman datang.
Sip… daaannn berhasil. Misi selesai, meskipun ada sedikit hambatan.

Doa ku untukmu Ariesta Widiyawati, semoga Allah selalu melindungi mu dalam setiap hal, dijauhkan dari segala gangguan, semoga apa yang kamu inginkan dan kamu cita-citakan terkabul. Aamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar