Baru hari keempat udah bingung mau posting apa di ODOP. Sedih. Udah kayak kehilangan makanan. Eh malah makanan yang dipikir. Tapi kok gak gemuk-gemuk. Mungkin memang udah dasarnya begitu. Hehehe.
Oh yaa. Ngomong-ngomong soal laki-laki bagaimana pendapatmu jika laki laki itu bilang terserah. Serasa pingin banting piring, gelas, buang makanan. Eh makanan lagi yang diomongin. Maapkeun, khilap. Hehehe. Terus- terus kembali ke pertanyaan “Apa yang anda pikirkan jika seorang calon pemimpin ditanya mau kemana? Mau apa? Jawabannya terserah.” Pasti bikin geram. Kalau sedang bertanya baik-baik jawabannya terserah. Bikin geregetan. Apa lagi kata terserah dilontarkan oleh seorang laki-laki yang mana merupakan bakal calon pemimpin. Apa lagi nanti menjadi pemimpin keluarga. Mendengar temanku saja ketika menjawab dengan “terserah” langsung males kalau mau melanjutkan percakapan.
Menurut pendapatku seorang pemimpin harus mempunyai pilihan dan alasan. Masalah nanti pilihannya itu akan diterima atau tidak yang penting udah punya alasan terlebih dahulu. Mungkin bisa dikata merdeka karena bisa mengutarakan pemikirannya. Perempuan manapun akan tetap menghargai apabila mempunyai alasan yang masuk akal.
Setuju mbak... paling sebel sama teman yg bilang terserah saat ditanya "Kita enaknya makan dimana?"
BalasHapus#makananlagi
Setuju mbak... paling sebel sama teman yg bilang terserah saat ditanya "Kita enaknya makan dimana?"
BalasHapus#makananlagi